liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Transaksi UMKM Pertamina Tembus Rp 2,4 M di Inacraft 2023

Jakarta, CNBC Indonesia– UKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil meraup transaksi lebih dari Rp2,4 miliar dalam pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2023.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap keunggulan produk lokal. Ia optimistis setelah pameran selesai, penjualan dan kerjasama antara UKM dan pembeli akan terus berlanjut.

“Pencapaian ini terwujud berkat dukungan berbagai pihak. Salah satunya adalah rasa bangga dan cinta masyarakat terhadap produk dalam negeri dengan membeli dan menggunakan produk UKM. Sehingga memberikan kepercayaan kepada pelaku UKM untuk terus berusaha menghasilkan produk yang berkualitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/3/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dalam acara ini, Pertamina menghadirkan 24 UKM binaan terpilih dari empat kategori berbeda, antara lain Fashion, Aksesoris, Kecantikan dan Kesehatan, dan Kerajinan. Acara ini juga menghadirkan program menarik bagi pembeli, promo berupa flash sale dan diskon, hadiah voucher BBK, serta aktivasi melalui Instagram gen_umkm dan Mobcast Cinta UMKM yang menampilkan Nurhayati Aisah Sam selaku pemilik KITA BEACHWEAR dan pemenang utama dari Agregator Pertapreneur 2022.

Dengan selesainya acara Inacraft 2023, Pertamina berharap dapat terus menghadirkan UKM binaan melalui pameran-pameran lainnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sehingga dapat membuat produk lokal lebih dikenal dan mampu menjadi trendsetter baik dari fashion, craft, food and drink, beauty and health, dan lain-lain hingga mancanegara.

“Melalui pameran Inacraft ini diharapkan UKM dapat lebih berkembang dan mampu menciptakan serta memanfaatkan berbagai peluang sehingga menjadi agen perubahan di lingkungan bisnis dan masyarakat,” pungkas Fadjar.

Diketahui, kerajinan kayu menjadi primadona di ajang Inacraft 2023. UKM Woodeco Indonesia dan Duta Craftindo yang memproduksi kerajinan tangan dari limbah kayu berhasil menyedot perhatian publik baik di dalam maupun luar negeri dan meraih transaksi tertinggi di ajang ini. .

Woodeco Indonesia mencatatkan transaksi hingga Rp 394 juta, sedangkan Duta Craftindo meraih transaksi Rp 224 juta selama 5 hari pameran Inacraft 2023.

Pemilik Woodeco Indonesia Agung Setiawan menjelaskan, beberapa produk Woodeco menerima pesanan dari luar negeri.

“Alhamdulillah, beberapa produk Woodeco berhasil mendapat pesanan dari luar negeri, antara lain Argentina, Israel, Amerika Serikat, dan Jerman. Di luar dugaan,” ujarnya.

Bisnis lain yang berhasil mencuri perhatian di Inacraft 2023 adalah D’ethnic Mutiara Lombok, UKM kerajinan mutiara dari Pertamina BUMN (RB) Lombok Timur. Fasilitator RB Pertamina Lombok Timur, Wahyudi mengaku, usai pengumuman UKM Pertamina yang mengikuti Inacraft 2023 Januari lalu, pihaknya langsung turun ke perajin untuk mulai menyiapkan produk yang perlu dibawa ke Jakarta.

“Kami baru pertama kali bergabung dengan Inacraft, kami tidak memiliki pengalaman mulai dari gambaran pasar, produk yang diminati, kami juga tidak mengetahui tingkat pembelian di dalamnya,” ujar Didik, sapaan akrab Wahyudi.

Sementara itu, pemilik D’ethnic Istana Mutiara Lombok, Janual Aidi, mengaku berupaya memaksimalkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan Inacraft 2023, baik produk, pasar, maupun kemasan yang menarik.

“Produk yang kami bawa semuanya model terbaru dengan kualitas terjamin,” tambah Janual.

Selama kurang lebih sebulan Didik dan Janual hampir setiap siang malam mengawasi dan mendampingi para perajin untuk menjaga kualitas bahan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan produk unggulan yang tangguh di Incraft 2023.

Dijelaskannya, bagi D’etnick, kesabaran pengerjaan dan kualitas bahan sangat penting untuk diperhatikan dan ajang Inacraft 2023 merupakan sprint dan tangga untuk bisa naik kelas. Alhasil, produk yang dibawa memiliki perbedaan dengan kompetitor lain dalam bidang usaha yang sama, salah satunya adalah handmade dengan desain etnik dan hanya dibuat dalam edisi terbatas.

“Ada rasa bangga ketika kolektor perhiasan mutiara hanya memiliki desain yang tidak sama dengan kebanyakan orang pada umumnya,” kata Janual.

Jumlah transaksi yang diraih Istana D’etnick Mutiara Lombok mencapai lebih dari Rp283 juta.

“D’etnick memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pertamina atas bimbingan, kemitraan dan klinik bisnis selama persiapan, tata letak yang keren dan dukungan pencetakan ini,” pungkas Didik.

Didik dan Janual berharap dapat berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan dan praktik bisnis yang lebih baik sehingga produk D’etnick dan UKM bantuan lainnya dapat mendunia.

Sebagai informasi, Pameran Inacraft 2023 merupakan wujud konsistensi Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, kerja yang baik , dan implementasi program berbasis Environmental, Social and Governance (ESG) di seluruh wilayah operasional.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Ambisi Jokowi: 30 Juta UKM Masuk Platform Digital di 2024!

(dpu/dpu)