liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Tak Harus 10 Ribu Langkah, Rajin Jalan Kaki Cegah Mati Muda

Jakarta, CNBC Indonesia – Jalan kaki merupakan salah satu aktivitas olahraga yang paling mudah dilakukan namun sarat manfaat. Dengan berjalan kaki, Anda bisa mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan kematian dini.

Hingga saat ini, orang sering berjalan hingga 10.000 langkah sehari.

Namun sebuah studi baru mengatakan berjalan beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko penyakit fatal.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Studi tersebut menemukan manfaat kesehatan meningkat dengan setiap langkah dan memuncak pada 10.000 langkah, tetapi setelah itu efeknya memudar.

“Secara khusus, kami mendeteksi hubungan antara langkah insidental (langkah yang diambil untuk menjalani kehidupan sehari-hari) dan pengurangan risiko kanker dan penyakit jantung,” kata rekan penulis studi Borja del Pozo Cruz. 5/12/2022).

Del Pozo Cruz dan timnya baru-baru ini menerbitkan penelitian serupa yang menemukan berjalan 10.000 langkah sehari mengurangi risiko demensia hingga 50%. Risikonya berkurang hingga 25% dengan setidaknya 3.800 langkah sehari, menurut penelitian sebelumnya.

Namun, jika berjalan dilakukan dengan kecepatan cepat 112 langkah per menit selama 30 menit, itu memaksimalkan pengurangan risiko, yang mengarah ke pengurangan risiko demensia sebesar 62%. Berjalan cepat selama 30 menit juga tidak perlu dilakukan sekaligus, alias bisa dilakukan sepanjang hari.

“Pendapat kami adalah intensitas langkah itu penting – lebih dari jumlahnya,” kata del Pozo Cruz yang juga asisten profesor di University of Southern Denmark di Odense, Denmark dan peneliti senior di bidang ilmu kesehatan untuk Universitas. Cadiz di Spanyol.

Studi baru, yang diterbitkan Senin di jurnal JAMA Internal Medicine, mengikuti 78.500 orang berusia antara 40 dan 79 tahun dari Inggris, Skotlandia, dan Wales yang mengenakan pedometer pergelangan tangan 24 jam sehari selama tujuh hari.

Setelah menghitung jumlah langkah yang diambil setiap orang setiap hari, para peneliti memasukkannya ke dalam dua kategori: kurang dari 40 langkah per menit atau berjalan santai dan lebih dari 40 langkah per menit atau yang disebut berjalan dengan tujuan.

Kategori ketiga dibuat untuk penampil puncak, yaitu mereka yang melakukan langkah paling banyak per menit dalam 30 menit sepanjang hari.

Sekitar tujuh tahun kemudian, para peneliti membandingkan data dengan catatan medis dan menemukan bahwa orang yang mengambil langkah paling banyak per menit menunjukkan penurunan terbesar dalam risiko kanker, penyakit jantung, dan kematian dini dari penyebab apa pun.

Para peneliti menemukan hubungan antara jalan puncak selama 30 menit dan penurunan risiko tergantung pada penyakit yang sedang dipelajari.

“Kami melihat pengurangan 62% untuk demensia: Angka ini hampir 80% untuk kematian dan kejadian CVD dan jauh lebih sedikit (sekitar 20%) untuk kanker,” kata del Pozo Cruz.

“Hal ini mungkin terkait dengan jalur tertentu di mana aktivitas fisik bermanfaat. Ini mendorong tubuh secara umum untuk menghasilkan lebih banyak otot, jantung yang lebih besar, dan kebugaran yang lebih baik, yang semuanya dikenal sebagai faktor pelindung untuk penyakit kardiovaskular dan kanker.” serta masalah kesehatan lainnya. kesehatan lainnya.”

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Kebiasaan Sepele Ini Bikin Hidup Singkat, Waspada Mati Muda!

(des)