liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Pentingnya Legalitas Usaha untuk Pengembangan UMKM

Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Mochamad Baihaqie menyatakan pentingnya mendorong perkembangan UKM di era teknologi digital saat ini, terutama dalam hal legitimasi usaha.

Keabsahan usaha sangat penting bagi UKM dalam rangka menciptakan keamanan dan memperkuat produk yang telah dibangun sejak awal oleh pelaku usaha. Contohnya adalah keaslian produk yang meliputi lima hal yaitu nomor induk usaha atau NIB, merek, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT)/BPOM, Sertifikat Halal/Sertifikat Sanitary Hygiene, dan informasi nilai gizi.

“Hal ini sejalan dengan apa yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Fasilitasi, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah,” jelasnya dalam pelatihan UMKM yang digelar HM Sampoerna beberapa waktu lalu.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

PT HM Sampoerna Tbk sendiri melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) terus mendorong perkembangan dunia usaha di era digital, salah satunya dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi 40 pelaku UMKM bersama Komunitas Averroes.

Dalam pelatihan ini, para peserta yang merupakan pelaku UMKM di kota Malang dan sekitarnya dibekali pendampingan kelembagaan, literasi keuangan, dan pengetahuan terkait legitimasi usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Transformasi Digital dan Penguatan Ketahanan UKM (Usaha Kecil Menengah).

Ketua Komunitas Averroes, Sutomo menegaskan, kelompok masyarakat yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi. Sehingga ia berharap pelatihan ini bermanfaat dan mendorong UMKM di kota Malang untuk terus berkembang.

“Kami sudah beberapa kali berdiskusi dengan para ahli dan narasumber, mereka semua sepakat bahwa kesuksesan Indonesia selama ini sebenarnya adalah orang-orang pemilik usaha kecil yang ditolak. Kalian adalah pahlawan sesungguhnya,” katanya dalam keterangan tertulis, beberapa kali. Kemudian.

Sutomo menambahkan, dalam proses perjalanannya, UKM menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, menurutnya kerjasama ini diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai kesuksesan bersama.

Sebagai informasi, program SETC ini dirintis oleh PT HM Sampoerna Tbk. sejak tahun 2007 dengan fasilitas pendukung di lahan seluas 27 hektar di Sukorejo, Jawa Timur.

PPK secara konsisten memberikan pembinaan dan pengembangan bagi UMKM Indonesia, dengan program yang meliputi pelatihan kewirausahaan budidaya pertanian, peternakan dan keterampilan lainnya, penelitian terapan, pendampingan dan jejaring pasar, konsultasi bisnis, hingga jejaring UMKM.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Ketika Disrupsi Menjadi Katalis Inovasi & Perubahan Sampoerna

(dpu/dpu)