liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Penemu HP Titip Pesan Khusus Buat Warga RI, Berani Baca?

Jakarta, CNBC Indonesia – Handphone (HP) adalah hal yang penting, yang rasanya jika dibiarkan dunia akan sepi. Selain fungsinya untuk komunikasi, ponsel kini bisa digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti berselancar di internet, bermain media sosial, menonton YouTube, streaming film dan musik, hingga bermain game.

Karena itulah ketergantungan terhadap benda-benda tersebut terkadang membuat penggunanya ketagihan. Anehnya, penemu ponsel, Martin Cooper, tidak menganjurkan orang menghabiskan waktu dengan gadget di tangan. Dia juga menekankan bahwa mereka dapat menemukan kehidupan lain.

Proposal itu dibuat saat dia menjadi bintang tamu Sarapan BBC. Saat itu, presenter memberi tahu saya bahwa dia menghabiskan lima jam sehari di ponselnya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Benarkah? Apakah kamu menghabiskan lima jam sehari? Temukan kehidupan!” ujar Cooper yang kini berusia 92 tahun dikutip dari Phone Arena, Jumat (9/12/2022).

Dia mengatakan dia tidak sering menggunakan ponselnya, hanya 5%. Klaim ini cukup berbeda dengan kebanyakan orang yang terkadang mengandalkan ponsel dalam kesehariannya.

Phone Arena melaporkan bahwa 46% orang Amerika yang disurvei menghabiskan 5-6 jam di ponsel mereka setiap hari. Sementara itu, 11% dari mereka menggunakan ponsel selama 7 jam atau lebih dalam sehari.

Sebelum menciptakan Motorola DynaTAC 8000X pada tahun 1973, Cooper memiliki ide untuk menciptakan ponsel yang dapat dibawa kemana saja oleh penggunanya. Sedangkan HP di dalam mobil sangat populer.

Cooper menginginkan ponsel yang “cukup kecil untuk dimasukkan ke dalam saku tetapi cukup besar untuk muat di antara telinga dan mulut Anda”. Juga, keinginannya adalah agar setiap orang memiliki nomor teleponnya sendiri.

Motorola menyukai ide tersebut dan menginvestasikan jutaan dolar untuk mengembangkannya. Hasilnya adalah DynaTAC 8000X yang memiliki berat 2,5 pon dan panjang 10 inci.

Baterai dapat bertahan selama 25 menit. Namun untuk mengisi ulang membutuhkan waktu lama 10 jam, berbeda dengan teknologi saat ini yang sudah menyematkan fast charging.

DynaTAC 8000X baru dirilis 10 tahun kemudian seharga US$3.995. Harga tersebut cukup besar bahkan untuk smartphone masa kini seperti Samsung Galaxy Fold 3 yang baru diluncurkan.

[Gambas:Video CNBC]

(demi)