liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Masih Kalah Dari Malaysia, Ekspor UMKM Perlu Banyak Dukungan

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, realisasi ekspor UKM lokal baru mencapai 15,65% dari target 17% pada 2024. Jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain.

“Jadi masih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia atau Korea Selatan. Korea Selatan 19,75%, Malaysia 17,3%, dan Thailand 28,7%. Ini menjadi tantangan bagi kita untuk bekerja sama. percepatan ekspor UMKM kita,” ujar Teten dalam Opening Ceremony BRILianpreneur UMKM EXPO(RT) 2022, Kamis (15/12/2022).

Ia mengungkapkan selama ini kendala ekspor UKM meliputi kualitas produk dan layanan, kuantitas, dan literasi. Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dalam memberikan pembiayaan, sertifikasi, dll untuk mempercepat ekspor.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sementara itu, lanjutnya, diperlukan juga strategi yang efektif yakni memberikan pendampingan secara intensif kepada UKM.

“Termasuk seluruh ekosistem untuk mendukung hal tersebut, yaitu produk-produk yang berpotensi untuk diekspor dan memiliki permintaan pasar,” jelas Teten.

“Kalau kita fokus di sini, saya kira kita bisa tumbuh dengan cepat. Dan banyak komoditas produk UMKM yang bisa kita ekspor, tapi ekosistemnya masih kurang bagus,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam memberikan dukungan kepada UKM untuk memperluas pasar mereka ke perdagangan internasional serta memasuki rantai pasokan global setiap tahunnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menyelenggarakan BRILianpreneur UMKM EXPO(RT) 2022.

Dengan tema ‘Bring UMKM’s Indonesia to The World’, acara ini memberikan peluang business matching antara UKM lokal dan pembeli internasional.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, UKM harus diberi banyak kesempatan untuk bisa ekspor dan masuk ke pasar internasional.

“Program UMKM BRILianpreneur EXPO (RT) merupakan salah satu langkah nyata BRI sebagai lembaga keuangan yang juga bertanggung jawab untuk memajukan UMKM Indonesia. BRI melihat peluang besar produk Indonesia masuk ke pasar global. Karya anak bangsa dianggap memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara lain, jelas Sunarso.

Sebagai informasi, UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur 2022 akan diselenggarakan secara hybrid, yakni online dan offline di JCC mulai 1 Desember hingga 31 Desember. 500 UKM terpilih terdiri dari enam kategori berbeda yaitu Home Decor & Craft, Food & Beverage, Accessories & Beauty, Fashion, Healthcare/Wellness dan Digital Technology (Startup).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Partai Rakyat Simpedes, Partai UMKM?

(rah/rah)