liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Kemenkes Ungkap Covid-19 RI Masih Level 1 Transmisi Kelompok

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menegaskan wabah Covid-19 masih berlangsung meski Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mencabut status darurat Covid-19.

“Jadi ini yang disebut status darurat dan pandemi. Status yang dinyatakan batal oleh WHO adalah status darurat. Tidak ada istilah pencabutan status pandemi,” jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, melalui konferensi pers online, Selasa (9/5/2023).

Dalam kesempatan yang sama, dr. Syahril juga mengungkapkan hingga saat ini belum ada batasan yang jelas kapan wabah Covid-19 akan berakhir. Oleh karena itu, Indonesia juga belum bisa memutuskan untuk membatalkan status pandemi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Tidak ada batasan yang jelas mengenai berakhirnya pandemi. WHO pun tidak bisa menjawab kapan berakhirnya, sehingga sulit diprediksi,” kata dr. Syahril.

Kendati demikian, Kementerian Kesehatan menyatakan Indonesia akan mengikuti langkah WHO untuk membatalkan status darurat Covid-19. Dalam hal ini, Kemenkes mengatakan sedang berkoordinasi dengan beberapa kementerian lintas sektor.

“Kapan keadaan darurat Indonesia dicabut? Kementerian Kesehatan sedang berkoordinasi dengan berbagai kementerian lintas sektor untuk membuat rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden,” kata dr. Syahril.

“Ini karena darurat Covid-19 di Indonesia berdasarkan Perpres (Keppres) Nomor 12 Tahun 2020. Tentu untuk membatalkannya (status darurat) juga harus ada pengumuman resmi dari Presiden,” lanjutnya.

Syahril menjelaskan, jika keadaan darurat Covid-19 dicabut, pembatasan terutama lintas batas negara tidak akan diberlakukan lagi. Selain itu, semua kewajiban akan dialihkan kepada masyarakat dan pemerintah setempat.

Sebelumnya, WHO resmi mencabut status darurat Covid-19 atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), Jumat (5/5/2023) lalu. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa Covid-19 tidak lagi dianggap darurat dan sudah menjadi penyakit umum.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Bisakah orang benar-benar melepas topeng mereka? Ini Menteri Kesehatan

(hsy/hsy)