liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Catat! Ini Daftar Pantangan Makan buat Asam Lambung & GERD

Jakarta, CNBC Indonesia – Gastritis dan GERD adalah penyakit yang terjadi ketika asam lambung atau empedu mengalir ke saluran pencernaan, dan mengiritasi dinding bagian dalam. Untuk menjaga kesehatan lambung, penderita harus memperhatikan pola makannya secara teratur.

Ada beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam lambung agar tidak kambuh.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Makanan memainkan peran utama dalam mengendalikan gejala refluks asam dan merupakan terapi lini pertama yang digunakan untuk penderita GERD,” kata ahli gastroenterologi Johns Hopkins Medicine Ekta Gupta.

Berikut makanan yang bisa memicu asam lambung:

Fast Food Fried Pizza Keripik kentang dan makanan ringan olahan lainnya Cabai dan merica bubuk Daging berlemak seperti bacon dan sosis Keju

Makanan lain yang dapat menyebabkan masalah serupa meliputi:

Saus berbahan dasar tomat Buah jeruk seperti jeruk dan mandarin Permen coklat Minuman bersoda

Selain itu, Gupta menyarankan untuk menghindari makan makanan yang memicu asam lambung pada malam hari menjelang waktu tidur. Sebab, hal itu bisa membuat makanan naik ke kerongkongan saat Anda tidur.

Berikut adalah makanan yang membantu mencegah asam lambung

Makanan berserat tinggi

Dapatkan serat sehat dari makanan berikut:

Biji-bijian utuh seperti oatmeal, couscous, dan beras merah. Sayuran umbi-umbian seperti ubi jalar, wortel, dan bit. Sayuran hijau seperti asparagus, brokoli, dan kacang hijau.

Makanan alkali

Merupakan makanan yang mengandung pH basa untuk menetralisir tingkat keasaman dan mengurangi gejala peradangan pada tubuh.

Makanan alkali meliputi:

Makanan berair

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air dapat mengencerkan dan menetralkan asam lambung. Pilih makanan seperti:

Sup Selada Mentimun Semangka berdasarkan rebusan teh herbal

Pengobatan Rumahan untuk Meredakan Mulas dan GERD

Pasien lambung dan GERD biasanya menggunakan antasida, obat yang menetralkan asam lambung. Namun mengonsumsi makanan tertentu juga bisa meredakan gejala. Cobalah makanan berikut ini:

susu

Susu sering dianggap dapat meredakan gejala asam lambung. Namun perlu diingat bahwa susu memiliki banyak jenis, misalnya susu murni dengan kandungan lemak penuh, 2% lemak, dan susu skim atau bebas lemak.

Lemak dalam susu dapat membuat asam lambung menjadi lebih buruk. Tetapi susu bebas lemak dapat bertindak sebagai penyangga sementara antara lapisan lambung dan isi lambung yang asam dan meredakan gejala dengan segera.

Jahe

Jahe adalah salah satu herbal yang membantu pencernaan karena khasiat obatnya. Jahe bersifat basa dan anti inflamasi, yang meredakan iritasi pada saluran pencernaan.

cuka sari apel

Meski belum ada penelitian yang cukup untuk membuktikan bahwa meminum cuka sari apel baik untuk asam lambung, banyak orang yang menemukan bahwa jenis makanan ini membantu meredakan gejala. Namun, sebaiknya jangan meminumnya dalam konsentrasi penuh karena merupakan asam kuat yang dapat mengiritasi kerongkongan. Sebagai gantinya, tambahkan sedikit ke air hangat.

air lemon

Air atau jus lemon biasanya dianggap sangat asam, tetapi sedikit jus lemon yang dicampur dengan air hangat dan madu memiliki efek basa yang menetralkan asam lambung. Selain itu, madu memiliki antioksidan alami yang melindungi kesehatan sel-sel tubuh.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Jangan Sering Makan, Kolesterol Bisa ‘Meledak’

(hsy/hsy)