liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
master38
BRI dan Cita Tenun Indonesia Garap Pameran ANTOLOGI

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berupaya mewujudkan peran sejatinya dalam mendukung para pelaku bisnis kreatif. Komitmen ini salah satunya diwujudkan dalam mendukung acara bertajuk ANTHOLOGY di DION, Taman Senayan, Jakarta.

Acara tersebut menjadi peragaan busana kolektif yang merupakan kumpulan persepsi tenun Indonesia. Tenun ini dihadirkan dalam bentuk ready-to-wear dan semi-haute couture.

Koleksi pada peragaan ini dirancang oleh tiga rumah mode ternama Indonesia dengan sisi artistik yang berbeda, yaitu Mel Ahyar, Danjyo Hiyoji dan Eri.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan BRI akan terus mendukung dan menghargai tenun Indonesia.

“BRI berkeyakinan bahwa investasi warisan budaya harus dilestarikan. Perusahaan menghargai keindahan negeri dengan berbagai jenis keanekaragaman yang dimiliki bangsa sehingga turut serta memberikan bakti kepada negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (25/12/2022).

Sementara itu, pemilihan perancang busana dengan garis desain yang berbeda bertujuan agar kain tenun tradisional mengalami berbagai inovasi baru, dan dapat diterima oleh khalayak dengan pilihan gaya yang beragam.

Diketahui, acara ini juga merupakan reproduksi presentasi Cita Weaving Indonesia di Wastra Nusantara: The Journey to Indonesian Fashion yang diselenggarakan oleh KBRI Doha, Qatar, pada 30 Oktober 2022.

Handayani menambahkan, BRI berkeyakinan bahwa investasi warisan budaya harus dilestarikan.

“Kami berharap ke depannya kelestarian warisan budaya Indonesia seperti kegiatan ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Sebagai informasi, Persatuan Tenun Cita Indonesia (CTI) merupakan organisasi nirlaba yang berawal dari perkumpulan perempuan yang bergerak di bidang pertenunan tekstil. Melalui inisiasi Okke Hatta Rajasa, Cita Tenun Indonesia berdiri pada tanggal 28 Agustus 2008 dengan visi untuk melestarikan Tenun Nusantara sebagai warisan budaya yang tinggi (heritage).

Program kerja CTI meliputi pelestarian, pelatihan dan pengembangan pengrajin untuk meningkatkan produksi dengan kerjasama berbagai pihak, memperluas pasar dalam negeri dan luar negeri.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Partai Rakyat Simpedes, Partai UMKM?

(dpu/dpu)