liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Awas! 4 Makanan Ini Berbahaya, Bikin Kolesterol 'Terbang'

Jakarta, CNBC Indonesia -Tingginya kadar kolesterol jahat dalam tubuh bisa berbahaya. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya low-density lipoprotein (LDL) yang mengendap di dinding arteri seseorang.

Adanya LDL dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan terutama penyakit jantung koroner. Meski begitu, bagi Anda yang tubuhnya dipenuhi lipoprotein tipe LDL, tidak perlu panik dan segera minum obat yang banyak.

Kabar baiknya, Anda bisa menurunkan kolesterol tinggi dengan mengatur pola makan dan menjalani gaya hidup sehat.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Berikut empat makanan terburuk yang bisa membuat kolesterol tinggi dan harus dihindari, menurut Dr. Elizabeth Klodas, ahli jantung dari Amerika Serikat (AS) dikutip CNBC International, Rabu (4/1/2023):

1. Daging merah

Penderita kolesterol harus menghindari daging merah termasuk burger, iga, steak, dan babi. Jika Anda tidak ingin memotong daging merah sama sekali, fokuslah pada sedikit daging tanpa lemak sekitar tiga ons dan makan daging merah paling banyak seminggu sekali.

Namun perlu diingat bahwa ayam juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah bukan berarti harus makan ayam karena keduanya harus dikurangi.

Kalau begitu kamu mau makan apa? Anda bisa makan ikan dan kerang. Udang juga bisa dimakan asalkan tidak dibumbui dengan mentega. Beberapa pilihan protein tanpa lemak yang lezat adalah ikan berdaging putih seperti tilapia, halibut, cod, dan sea bream.

2. Makanan yang digoreng

Menggoreng makanan biasanya meningkatkan jumlah kalori karena lemak jenuh atau trans dan kolesterol diserap oleh makanan selama proses penggorengan. Jadi makanan yang digoreng harus dihindari.

Kalau begitu kamu mau makan apa? Kentang panggang, kangkung atau brokoli dipanggang hingga renyah. Jika Anda tidak tahan dengan keinginan untuk menggoreng, Anda bisa menggunakan penggorengan udara yang menggunakan lebih sedikit lemak.

3. Daging olahan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan seperti bacon, hot dog, dan salami sebagai karsinogen. Daging olahan juga mengandung natrium dan lemak jenuh.

Kalau begitu kamu mau makan apa? Jawabannya adalah tidak. Klodas mengatakan lebih baik mengurangi produk daging olahan dan menjadikannya acara khusus, bukan makanan sehari-hari.

4. Makanan yang dipanggang

Biskuit, kue, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan tinggi lemak, terutama lemak jenuh seperti mentega dan mentega putih serta gula. Semua ini adalah penyebab utama kolesterol tinggi.

Kalau begitu kamu mau makan apa? Cobalah memanggang kue Anda sendiri di rumah, sehingga Anda dapat mengontrol jumlah dan jenis lemak serta gula yang digunakan dalam suguhan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

4 Kebiasaan Baik Ini Ampuh Turunkan Kolesterol

(des)