liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Arkeolog Takut Bongkar Makam Kuno Kaisar China, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Di China juga terdapat makam-makam keramat yang membuat para arkeolog enggan mengungkapnya. itu adalah makam kaisar pertama di Cina.

Ceritanya, Pada tahun 1974, seorang petani membuat salah satu penemuan arkeologi terpenting sepanjang masa di sebuah peternakan sederhana di provinsi Shaanxi, China. Saat menggali, mereka menemukan sosok manusia yang rusak yang terbuat dari tanah liat.

Penggalian arkeologi menemukan istana Qin Shi Huang, kaisar pertama Tiongkok, yang terkenal dengan ratusan prajurit tanah liat dan kuda perang seukuran aslinya, termasuk patung pejabat tinggi, dan hewan lainnya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Rupanya, patung prajurit ini dibuat untuk menjaga makam Qin Shi Huang, penguasa Dinasti Qin yang memerintah dari tahun 221 hingga 210 SM.

Mengutip IFL Science, meski sebagian besar kuburan kuno yang mengelilingi makam tersebut telah dieksplorasi, makam kaisar sendiri belum pernah dibuka meski banyak misteri yang menyelimutinya. Tak seorang pun pernah mengintip ke dalam makam ini selama lebih dari 2.000 tahun, ketika kaisar yang ditakuti dimakamkan di dalamnya.

Alasan utama di balik ketakutan ini adalah para arkeolog khawatir tentang bagaimana penggalian dapat merusak kuburan dan kehilangan informasi sejarah yang penting. Saat ini, hanya teknik arkeologi invasif yang dapat digunakan untuk memasuki makam. Teknik ini berisiko tinggi menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Salah satu contoh paling jelas dari hal ini dapat dilihat dalam penggalian Kota Troy pada tahun 1870-an oleh Heinrich Schliemann. Para arkeolog yakin tidak ingin berpuas diri dan mengulangi kesalahan yang sama.

Para ilmuwan telah melontarkan gagasan untuk menggunakan teknik non-invasif tertentu untuk melihat ke dalam kuburan. Salah satu idenya adalah menggunakan muon, produk subatomik dari sinar kosmik yang bertabrakan dengan atom di atmosfer bumi, yang dapat mengintip melalui struktur seperti sinar-X. Namun, tampaknya sebagian besar proposal ini lambat diluncurkan.

Menurut para arkeolog, istana kaisar terkubur sekitar 690 meter dari permukaan tanah dengan luas 250 meter. Diperkirakan inilah kompleks istana terbesar yang pernah ditemukan. Luas kompleks kaisar diperkirakan 56 kilometer persegi.

Makam Kuno Kaisar Tiongkok Dipercaya Membawa Bahaya

Dalam sebuah catatan yang ditulis oleh sejarawan Tiongkok kuno Sima Qian sekitar 100 tahun setelah kematian Qin Shi Huang, dia menjelaskan bahwa makam itu terhubung dengan jebakan yang dirancang untuk membunuh setiap penyusup.

“Sebuah istana megah dan menara untuk seratus petugas dibangun, dan makam itu penuh dengan artefak langka dan harta yang luar biasa. Pengrajin diperintahkan untuk membuat busur dan anak panah siap menembak siapa saja yang memasuki makam. Merkurius digunakan untuk meniru seratus sungai , Yangtze dan Sungai Kuning, dan lautan luas, dan mengalir secara mekanis,” jelasnya.

Untuk saat ini makam Qin Shi Huang masih utuh dan tidak terlihat. Namun, jika saatnya tiba, ada kemungkinan kemajuan ilmiah akhirnya bisa mengungkap rahasia yang tersimpan di makam misterius berusia 2.200 tahun ini.

[Gambas:Video CNBC]

(tiba)